Sabtu, 05 April 2014

PELUKAN HITAM DAN PUTIH



 
Gelap dan terang bercumbu dalam satu ruang hampa terpojok di sudut kecil berbau
Air mata senyuman pertanda unsur menggabungkan diri menjadi senyawa korosif dan explosive
Dilihat dari jauh Nampak namun didekati perlahan hilang
Senjapun menjadi saksi bisu hitam dan putih berpelukan mesra
Sangat menjijikkan.

HILANG
KEMBALI
PERGI
DATANG
MUSNAH
MUNCUL SESAAT
MATI SELAMANYA

Pelukan hitan dan putih
Tak terlihat lagi.

Gresik, 30 Maret 2014
Hidayatul Ilmiah
PB 12


TUBUHKU BERSETUBUH



 
Bergerak perlahan
Pelan-pelan
Tanpa suara
Hening
Sungguh mengasyikkan
Nikmat ini
Tuhan Kaulah tubuhku

Lalu apa kemudian terus setelahnya lanjut tanpa henti tubuhku bersetubuh dengan nikmat tanpa peluh dan tidak mengeluh
Kadang terjal itu terasa pahit mungkin hambar atau bahkan manis bercampur asin pedas masam tak terkira oh Tuhan Kaulah tubuhku

Bergerak melambat
Semakin melambat
Diam lalu bangkit
Berlari
Kencang
Sangat kencang
Yah Tuhan
Tubuhku bersetubuh

Dengan alamMu dengan nikmatMu dengan tubuhMu aku bersetubuh tanpa tubuh dengan tubuh bukan tubuhku namun tubuhMu
Tuhan,
Tubuhku bersetubuh.

Gresik, 30 Maret 2015
Hidayatul Ilmiah
PB 12


Senin, 17 Maret 2014

BERTAHANLAH LANGKAH KECILKU



Ku rangkai asa tuk gapai mimpi
Ku bangun semangat tuk tenangkan hati
Aku melangkah, bersama harap dan imajinasi
Hanya tuk menghapus air mata dan sakit hati ini ..

Langkah-langkah kecilku mulai mengisi
Tak peduli kerikil ataupun duri
Tak mau tau segala hina dan caci
Lupakan segala kurang dan ketidakmampuan diri

Aku sendiri,
Hanya sendiri,
Akan selalu sendiri,
Bersama langkah-langkah kecilku ..
Meski jalan yang ku tempuh,
Tlah menggoreskan bekas merah pada langkah kecilku
Walau mentari kian menggelapkan rupaku
Dan aku tetap melangkah,

Terkadang aku mengeluh,
Bahkan hal itu setiap waktu,
Langkah-langkah kecilku sayang
Ku mohon bertahanlah .. :')


Surabaya, September 2012


Jumat, 14 Maret 2014

AKU TAK BISA MEMAKSA



Seperti tak punya kaki
Hanya bisa merangkak
Sekedar berjalan, aku tak mampu
Hasrat ingin berlari mungkin hanya sebatas mimpi
Sekali lagi, aku hanya ingin berlari

Kumohon tunggu diriku,
Aku tahu, tapi aku tak sanggup memaksa
Akupun sadar, namun sekali lagi!
Aku tak ‘tak bisa memaksa’.

Seperti tak punya kaki
Hanya bisa merangkak
Cukup dengan menatapnya
Semua terasa lebih baik
Lebih indah, lebih dari cukup untukku
Kupertegas sekali lagi, ‘aku tak bisa memaksa’.

Surabaya, 30 Maret 2013



HUJAN HARI INI


Petir dan getir
Mengisyaratkan kalbu yang teriris tipis berlapis
Terseok-seok membawa seember tadahan air hujan
Tak kuat,
Jatuh terkulai dan tergeletak


Petir dan getir
Membaur lirih dalam dekap langit
Kurasa sedikit hangat oleh pelukan semilir angin
Perlahan menghapus bayang-bayang masalalu


Petir dan getir
Menyeruak menyambar langkah gontai sang pengharap
Melangkah beriringan dengan seember air yang kian lama kian habis berceceran

Petir dan getir
Seperti keping logam yang tak menyatu,
Dan kuhapus airmata kasih yang sempat terurai
Akhirnya musnah,
Hilang dan mengalir
Bersama HUJAN HARI INI.


Surabaya, 23 Desember 2012

-dua tahun bersama-

 

Hidayatul Ilmiah

Dua Ribu Enam

DUA RIBU ENAM
Hidayatul Ilmiah

Hak Cipta Tidak Dilindungi Oleh Siapapun
Terserah Tuhan Saja Lah Hahaha

Tidak dilarang memperbanyak isi buku ini dalam bentuk apapun, karena penulis baik hahah :D

Disain Sampul          :
Noer Aisyah

Diterbitkan oleh       :
Tidak diterbitkan oleh siapapun

Surabaya
2014


PENGANTAR

           Ada banyak kisah tertoreh. Penuh warna dalam tiap jengkal kenangan dan angan. Semua indah, bahkan mungkin akan sangat indah jika kita mampu memaknai tiap goresan kisah itu dengan penuh rasa berserah diri pada Tuhan. Tuhan pencipta keindahan, Tuhan pembawa keindahan, namun Ia bisa saja menghancurkan keindahan. Yah, Dialah Tuhan.
              Kisah tanpa ingatan, hanya akan menjadi debu yang tersapu angin. Hilang begitu saja tanpa kenangan. Maka aku menulisnya. Menulis adalah keindahan. Menguak semua kenangan, memasukkan semua nyawa ke dalam kisah yang ditulis. Menulis mengajariku menghargai kisah. Menulis memaksaku belajar dewasa memaknai keindahan hidup.
              Aku menulis karena aku hidup. Aku menulis karena aku merindukan kehidupan yang lebih baik. Aku menulis karena aku merasa bebas. Aku menulis karena aku berharap ada Ayah di sampingku. Aku menulis karena Ibuku adalah nyawaku. Dan aku menulis Dua Ribu Enam karena aku menyayangi Verman.
              Dua Ribu Enam adalah buku pertama yang aku cetak. Biasanya aku hanya menyimpan coretanku hanya untuk diri sendiri, namun kali ini aku ingin mencetaknya. Untuk seseorang yang istimewa untukku. Teruntuk sosok penting bagiku setelah Ayah dan Ibuku. Buku ini tak layak disebut novel, antologi puisi, ataupun cerpen. Hanya coretan-coretan jelek tak berwarna, tanpa rasa, hambar. Namun buku ini kutulis dengan penuh semangat. Kisah ketika pertama kali aku mengenal Verman, hingga sekarang aku dan dia dipertemukan lagi.
              Dua Ribu Enam memang tak istimewa, tidak menarik. Namun bagiku buku ini berkesan karena mungkin sedikit menguak kenangan, menjadikannya abadi, dan tidak tertutup tumpukan waktu. Semoga semuanya bermakna, meski hanya secuil. Itu sudah sangat berharga. Untukku :)

Dua puluh Januari Dua ribu empat belas

Penulis


Kupersembahkan untuk teman, sahabat, musuh, dan kekasihku tersayang:

VERMAN DWI SURYADANY

Sebagai kado ulang tahunnya yang ke-20


BEBI BEDES TO YOU
BEBI BEDES TO YOU
BEBI BEDES BEBI BEDES
BEBI BEDES SAYANGKU ^_^

Selamat ulang tahun sayang
Semoga panjang umur, sehat selalu, dan selalu mendapatkan keberkahan dari Allah. Amin
Semoga tambah berbakti dengan keluarga, sayang sama keluarga dan aku.
Pokoknya yang baik-baik deh buat kamu
Sukses ya  ^_^
Yang selalu menyayangimu,

Mia



KETIKA AKU BERBICARA PADA DINDING

Ketika aku berbicara pada dinding
Lirih
Hampir tak terdengar
“Aku mencintainya, sungguh aku sangat mencintainya”
Ketika aku berbicara pada dinding
Sedikit gugup memang
Namun aku sangat siap
“Aku masih tetap mencintainya, sungguh akan tetap mencintainya”
Ketika aku berbicara pada dinding
Namun kali ini aku ingin marah
Dinding diam
Tetap diam dan hanya diam saja
Padahal ia tahu bagaimana aku berusaha jujur
Ketika dinding tak mau lagi mendengarkanku
Aku mulai menjauh
Namun perlahan dinding itu berbalik
Dan aku mulai mengeja alfabet yang muncul:
A
K
U
J
U
G
A
M
“Itu kata dia”                                                              E
N
C
I
N
T
A
I
M
U

Lalu dinding itu tersenyum tipis dan mulai berkata
“Selama ini aku diam karena aku hanya perantara. Selama ini aku tak bersuara karena cintamu dan cintanya terlalu indah. Selama ini aku hanya berbicara padanya, bukan padamu. Menyampaikan rasamu untuknya. Itu saja”



DAFTAR ISI

Kata pengantar ……………...…….…    ii
Halaman Persembahan ……………..      iii
Ucapan Selamat Ulang Tahun ……...       iv
Sajak Untukmu ………………………    vi
Daftar isi …...………………….……..    vii
Dua Ribu Enam
©    Merah Putih ……………………     1
©    Aku Malu………..…….……..…     4
©    (Masih) Aku Malu ……….……       7
©    (Masih lagi) Aku Malu …..……       9
©    Aku Marah ………………......…     13
©    Berakhir? ……………………….    16
©    Kisah Selanjutnya ……………..      19
©    (Masih) Kisah Selanjutnya ……       26
©    Dua Ribu Dua Belas …………...      34
©    Kamu dan Dia ………………….     36
©    Kisah Ini Dimulai ………………     39
©    Kaget …………………………....    44
©    Tuhan Masih …………………...      46
©    Indah ……………………………    49
©    Lalu Ada Dia (Lagi) ……………      52
©    Aku (Minder) ………………….      59
©    Lalu Cuma Aku dan Kamu ….         62
©    (yang) Sederhana ……………...       66
©    Semuanya Baik-baik Saja ……..       79
©    Bersama Itu …………………....       83
©    Dag Dig Dug …………………..      94
©    Kamu Mulai Melangkah ……..        99
©    Aku Harus Terbiasa …………..       106
©    Semua Terserah ……………….       113
Penutup ……………………………….    115
Harapan dan Mimpi …………………      116
Tentang Penulis



MERAH PUTIH, KETIKA TUHAN MEMPERTEMUKAN AKU DAN KAMU.

Ini coretan tentang tahun dua ribu enam
Puisi, cerpen, pantun, atau apa saja terserah
Namun aku lebih suka menyebutnya puisi dalam cerita

Seragam yang entah sudah berapa lama tak disetrika
Ketika itu terlihat culun, senyum-senyum tak jelas entah senyum kepada siapa
Ah, aku bertemu orang selain mereka yang kusebut teman
Siapa kamu? Bagiku tak penting
Di mana rumahmu? Itu malah lebih tidak penting lagi

(seketika jemariku berhenti mengetik, karena maaf aku gak ingat semua kejadian waktu itu. Yang kutahu aku dan kamu bertemu ketika tes masuk Sekolah Menengah Pertama)

Sudah, mungkin masih ada kisah yang akan tercoret
Namun waktu enggan kuputar
Sungguh aku ingin menengok sebentar saja.

Tapi ya sudahlah, ditutup saja.

Surabaya, 3 Desember 2013
Pukul 20.40 WIB
-Ketika hujan, aku menyayangimu-


AKU MALU,
TERNYATA AKU SUKA KAMU –“

Gemetar, berkeringat atau apalah itu namanya

Ini masih tentang tahun dua ribu enam
Yah, entah sampai kapan lembar demi lembar kenangan dua ribu enam harus kutulis

Yang kutahu bahwa ternyata kenangan itu ada, namun aku lupa membawanya dalam hidupku
Mungkin ia tersangkut di rumput kering, atau mungkin ia tercebur dalam selokan tanpa air
Lalu ia melayang terbawa angin.
Terbang jauh.
Jauh.
Jauh
Jauh
Jauh
 Jauh J

(Jadi lupa mau ngetik apa, gara-gara kamu buat aku males. Bahas tentang gombalan murah dan jelek. Bukannya aku nggak menghargai kamu, aku cuma menilai. Itu saja! Tapi ya sudahlah, terserah)

Surabaya, 03 Desember 2013
Pukul 21.00 WIB
-Ketika hujan berhenti, aku sayang kamu-


(MASIH) AKU MALU, TERNYATA AKU SUKA KAMU –“

Kini secercah cahaya itu kembali muncul

(sejenak aku berhenti. Di sampingku ada Martha, nanti dia tahu apa yang tengah kutulis. Ah malas. Lupa lagi deh—“)

Oh iya, katamu aku menulis surat untukmu. Lalu kita tukar foto.

(sudah ah, kamu buat aku tambah malas. Semua buat aku males ngetik juga.
Sudah ya, mau nutup dan matiin notebook aja. Percuma juga, nanti malah gak jadi --“)


Surabaya, 03 Desember 2013
Pukul 21:15 WIB
-ketika kamu buat aku malas, aku sayang kamu-


(MASIH LAGI) AKU MALU, TERNYATA AKU SUKA KAMU –“

Pagi ini,              
Masih mendung dan buram
Mungkin sampai nanti siang akan tetap seperti ini.

(Waktu terpotong sekian jam, masak-mandi-mencuci. Lengkap sudah. Sekarang waktunya ngetik-ngetik lagi. Buat kamu. Vermanku sayang. Hihihi)

Ini masih tentang foto lulusan Sekolah Dasar.
Aku punya fotomu, kamu punya fotoku.

(sekali lagi maaf, aku lupa bagaimana kita bisa kenal dan bertukar foto. Ah bingung—“)

Ini katamu,
Aku memberimu selembar surat. Entah apalah namanya,
Surat cinta, tidak
Aku masih tak mengerti cinta
Surat kabar, tentu tidak
Katamu surat itu tak memberi kabar
Surat tak jelas, yah mungkin itu lebih cocok
Karena akupun lupa apakah aku benar-benar mengirim surat untukmu :/

Ini masih katamu,
(maaf gak bermaksud meragukan ceritamu, tapi aku memang tak ingat :D. jahat ya? Xixixi )

Katamu, surat itu berisi tentang perasaanku ke kamu
‘Mia Suka Verman’
Ohh Tuhan :O
Apakah aku pernah seperti itu?
Lucu ya?
Tapi kenapa aku gak tahu malu?
Aduh tau ah,
Aku lupa. Pokoknya aku lupa. Lupa
Surabaya, 04 Desember 2013
Pukul 07:00 WIB
-Ketika mendung, aku sayang kamu-


AKU MARAH SAMA KAMU?
KENAPA?

Dua ribu enam,
Ini bukan lagi katamu
Karena aku masih ingat bagian yang ini
Ketika di depan aula SMP yang dulu menjadi kelas tujuh E, aku dan kamu bertemu
Bukan lagi dalam situasi yang memalukan, namun justru menyakitkan
Aku mengembalikan fotomu dan aku meminta kamu mengembalikan fotoku
Kenapa ya? –-“
Ini bukan kataku
Tapi katamu
Itu aku marah karena kamu balas suratku tapi yang balas “Y”
Apa iya?
Lagi-lagi masalah surat itu buat aku bingung
Berpikir dan mencoba mencari kenangan yang sungguh akupun tidak tahu apakah itu pernah ada
Atau mungkin mengada-ada? :O

Hadu Vermanku sayang
Plisss deh ya –-“
Aku benar-benar lupa
Lalu aku harus apa kalau aku lupa
Lupa oh lupa
Lupa sekali
Sangat lupa
Ya sudahlah :D
Males
Surabaya, 04 Desember 2013
Pukul 13:50 WIB
-Ketika aku telepon, aku sayang kamu-


BERAKHIR?
KAPAN BERAWAL?

Tragedi surat-menyurat sudah terbang entah kemana
Mungkin terbawa angin lewat
Atau kubuang ya?
Ah aku lupa lagi --“
Ternyata waktu kelas delapan aku sekelas sama kamu ya?
Kok aku gak sadar sih?
Kamu yang seperti gak ingat aku :O
Atau aku yang mencoba gak kenal kamu? :O
Oh No!!
Aku lupa lagi sayang :P

(kamu masih ingat waktu itu aku, Ayuni, dan Febri? Cinta segitiga? Hahaha males begete)

Sejalan dengan itu tak ada kisah tentang aku dan kamu lagi
(aku sama pacar pertamaku, mas “A-D-“)
Deng deng deng deng
Tik tok tik tok tik tok tik tok
 (kisahku tak perlu lagi kuceritakan ya? Bukan dengan kamu kan?)
Kita sudah berakhir tanpa pernah mengawalinya.

Surabaya, 05 Desember 2013
Pukul 19:45 WIB
-Ketika menunggumu datang, aku sayang kamu-


KISAH SELANJUTNYA
TANPA KAMU!
Bagian Satu,
Seharusnya cerita ini tak perlu kutulis
Tak usah kuketik atau bahkan tak seharusnya kuingat
Ini buat Vermanku sayang
Tapi menceritakan orang lain
Sungguh tidak sopan :D
(hanya untuk berbagi kisah, mereka yang pernah ada di sini “pegang hati”, sebelum kamu. *eeh sebelum atau sesudahmu ya :O hohoho)
Ini tentang cinta pertama :D
Jemblung
Nakal, jayus, gak jelas
Tapi aku sayang dia :D
(sudah cukup itu saja ya, nanti kamu cemburu wkwkkw)

Tapi tunggu
Ini bukan lagi tentang dia
Tapi tentang rasaku

Ketika pertama aku merasakan rasa ingin berbagi senang ataupun sedih dengan orang lain
Yah, masih kecil memang
Tapi cukup berkesan dan terkenang. Satu tahun lebih. Putus nyambung-putus nyambung
*eeaaaaa

Bagian Dua,
Stoppp!!
Apa bagian yang ini harus juga?
Tidak kan ya?
Yah sudahlah, daripada harus ditutupi
Dibuka saja.

Selanjutnya mas “R--I-“
Biasa saja lah.
Jadi yah sudah
Ditutup!

Bagian Tiga,
Ini dia,
Masa SMK
(Sebenarnya balik sama Jemblung lagi, tapi putus lagi :O)
Lalu sama mas “AD-“
Baik
Pintar
Lucu
Tapi terlalu baik untuk orang sepertiku

Aku sama dia karena dia teman sahabat SMKku
Karena dipaksa,
Yah sudah dijalani saja
Demi teman
Satu suara pasti kalah dengan banyak suara
Hueng hueng hueng
Berisik dehh - - -“

Tapi akhirnya
Aku gak bisa terus :’
Kasihan kan dia
Kasihan aku juga sih :D
Kan aku baik :D hahahha
Tapi jahat :O loh?
Hihihi

(sudah ya, aku mau ganti baju dulu. Sebentar lagi Vermanku sayang sampai. Kita mau JJ. Mau beli kacang dua ribu. Hihihi)
Mumuumumuahh :*

Surabaya, 05 Desember 2013
Pukul 19:52
-Ketika mendung, aku sayang kamu-


(MASIH) KISAH SELANJUTNYA
TANPA KAMU!

Bagian Empat,
(habis JJ sama kamu. Tapi nggak beli kacang dua ribu. Beli goodday sama nutrisari delapan ribu. Hihihi. Seneng :* <3 mumumuah deh)
Wah yang ini edisi galau
Lama sendiri
Hampir setahun jombeloh :D
Sampai buat perjanjian sama Irin
“say no to boys”
Gak boleh punya pacar
Yang punya pacar kalah :D hahaha
Aku yakin aku pasti menang
Semangat !!

Tapi eh tapi :/
Ternyata aku kecantol sama seseorang
Awalnya buenci
Karena dia geje begete
“F”
Yah pokoknya dia lah

Dia katanya suka sama aku
Katanya loh ya
Gak tahu bagaimana sebenarnya
Eh maksudnya belum tahu

Lalu katanya juga sih ya
Lupa katanya siapa :/
Dia bakal menyatakan perasaannya jika dia sudah siap dan berani
Hahh?
Maksudnya?

*mungkin ini gara-gara aku kemakan omonganku sendiri
Aku bilang aku gak kan pernah suka sama dia
Dia gak jelas. Aneh. Banget :D

(maaf yah, bukan bermaksud terlalu banyak membahas tentang dia. Hanya sekedar berbagi, ternyata cinta bertepuk sebelah kaki, jari, kepala itu saaakkkiiiittttt)
Terus yah
Waktu Ayah meninggal
Dia selalu ada buat aku
Telepon dan smsan
Menghibur, memotivasi de el el
Klepek-klepek deh Mia hahaha
Eh ternyata
Sudah ditunggu berbulan-bulan
Gak ada pernyataan
Bahkan kata temannya, dia gak kan pernah menyatakan. Dia tidak berani, katanya
Ini masih katanya loh ya :O
Gak masuk akal kan ya?

(jangan marah ya, hanya berbagi kisah saja. Sebatas itu. Supaya kamu tahu, kalau PeHaPe itu ssssaaakkkkkiiiiiitttttttt)
Yang lebih menyakitkan,
Dua bulan kemudian dia berpacaran dengan teman sekelasku sendiri
Astaghfirullah :O
Jahat kan ya?
Iya jahat
Jahat banget
Rasanya pengen nonjok dia
Pengen mukul-mukul pakai palu

Yah dia, yah ceweknya
Tega bingit seh :D wkwkwk

AH DASAR BUSUK

Bagian Lima,
Ini yang terakhir
Sudah tahu kan siapa?
Tak perlu dibahas :D
(ini lagi teleponan sama kamu, dasar nakal. Bahas yang itu tuuu :O)

Semuanya sudah dijelaskan
Lucu ya?
Ah pokoknya sayang Verman lah :*
Surabaya, 06 Desember 2013
Pukul 00:25 WIB
-Ketika teleponan, aku sayang kamu-


DUA RIBU DUA BELAS
KENANGAN ITU KEMBALI ({*})

Aku sama kamu komunikasi lagi
Kok bisa ya?
Aku lupa bagaimana kita bisa berinteraksi lagi
Tapi ya sudah lah
Kenangan itu pernah terukir
Terkadang terlihat konyol
Tak berarti
Namun ada satu titik balik di mana rasa itu nyatanya tetap membekas
Ada ragu, dan sedikit kemunafikan menyergap
Bukankah saat itu kamu beranjak?
Oh mungkin lebih tepatnya bukan kamu, namun kenangan itu
Ya,
Apalalah arti sebuah kenangan?
Jika detik yang kini bergulir jauh lebih mengasyikkan
AKU dan KAMU yang dulu :)

Surabaya, 06 Desember 2013
Pukul 02:12 WIB
-Ketika mengantuk, aku sayang kamu-


KAMU DAN DIA
AKU BERSAMANYA
JADINYA AKU SAMA KAMU?

Ketika ada komunikasi itu lagi
Awalnya biasa saja kan ya
Kamu punya “D”
Aku punya “A”
Kamu mungkin sayang “D” atau yang lain
Tapi yang jelas aku sayang “A”

Lalu masalah itu hadir
Aku dan dia selesai
Ternyata kamu juga selesai sama “D”
Hahha kok bisa? Takdir mungkin—“

Aku galau :(
Kamu menghiburku
Aku sakit :’(
Kamu yang jadi dokterku
Tapi saat kamu yang galau
Aku gak bisa apa-apa
Maaf :(
***
Berlalu
Aku dan kamu bikin rencana aneh
Kita pura-pura pacaran biar mereka yang sudah jahat pergi
Gak ganggu lagi
Yah sudah, Aku dan kamu
PURA-PURA PACARAN
HANYA STATUS DI FACEBOOK :o
Dasar :D
Gresik, 15 Desember 2013
Pukul 10:13 WIB
-Ketika mengantuk, aku sayang kamu-


KISAH INI DIMULAI

Ahaaa
Pacaran pura-pura bikin kamu suka aku ya?
Atau kamu sebenarnya memang suka aku dari dulu?
Hayo ngaku!
Wkwkwk pedenya diriku :P

Pertama kalinya aku dan kamu keluar
Ke pegunungan katamu
Padahal ya Pacet :D
Wkwkwk
Di sana kamu menyatakan cinta
Cie-cie jadi kaget :D
Tapi belum aku terima ya
Kamu harus nunggu
Maaf!
Aku masih sayang dia
Gak mau nyakitin kamu :*
Karena kamu baik
***
Hmmmm
Setelah itu aku dan kamu sering gombal-gombalan
Namanya juga cewek
Pasti seneng kalau disanjung-sanjung xixixi
Beberapa minggu kemudian
Aku ngirimi kamu puisi
Kamu mengartikan kalau aku juga sayang kamu
Aku nerima kamu deh - -“

Padahal bukan itu maksudnya
Tapi yah sudahlah
Terlanjur
Hari itu
Jumat, 01 Februari 2013
Sore hari
Aku dan kamu
Resmi
Tanpa pura-pura
Bukan hanya status di fb saja
Horeeeeeeeeeee ^_^
Upsssss
Sebenarnya aku masih sayang “A”
Tapi aku berniat mencoba sayang kamu
Beneran
Bukan untuk pelarian
Tapi karena kamu memang baik
Maaf ya! Tapi aku suka kamu kok
Mungkin kadarnya hanya sebatas suka
Belum sayang
Cinta
Atau apalah :P
Gresik, 15 Desember 2013
Pukul 10:24 WIB
-Ketika aku makin ngantuk, aku sayang kamu selalu-


KAGET
PENGEN BERAKHIR :(

Ternyata sahabat yang baik dan menyenangkan, gak selamanya nyaman kalau sudah jadi pacar
Aku kaget
Yang dulu perhatian, kamu biasa saja
Maaf ya
Masih belum bisa melihat dan menerima caramu sayang aku
Yang dulu masih membayangi :D

Tiga bulan pertama
Rasanya pengen berakhir
Kaget kalau semuanya gak semudah yang aku bayangin
Tapi kamu baik
Gimana dong?
Ih bingung bingit :(

Gresik, 15 Desember 2013
Pukul 10:28 WIB
-Aku sayang kamu-


TUHAN MASIH MENAKDIRKAN
TUHAN SUDAH MENGATURNYA
AKU DAN KAMU :*

Ingin kuakhiri saja
Ehhh tapi kok ya aku gak akhiri ya?
Sepertinya aku sudah mulai sayang
Entah kapan, dimana, dan bagaimana aku bertemu sayang
Tapi sayang sudah ada di hatiku
Ia sampai tepat pada waktunya
Ketika aku ragu apakah aku bisa sayang sama kamu, ternyata jawabannya adalah
“IYA, AKU SAYANG KAMU VERMAN”
Seberapa sayang? Entahlah.
Lalu apakah “A” sudah hilang dari sini? (pegang hati)
Sepertinya sudah
Yakin?
“IYA, “A” SUDAH HILANG”
Yeye lala
Yeyeyey lalalala
Tuhan menakdirkan aku dan kamu menjalani bersama
Tuhan sudah mengatur
Kita memang mengawalinya dengan “kurang baik”
Namun semoga kita mampu menjalani dan mempertahankan dengan “baik”
Dan akhirnya, akan tercipta “bahagia”
Aku dan kamu
Sederhana
Namun bahagia. Semoga :*
Gresik, 15 Desember 2013
Pukul 10:35 WIB
-aku sayang kamu-


INDAH
INDAH INDAH
SANGAT INDAH

Kupikir mentari itu setia,
Ternyata ia akan lelah menggantungkan dirinya di langit
Diriku beranggapan bintang paling menyala,
Nyatanya dia hanya batu redup yang kelak takkan bisa bersinar tanpa bulan

Tiba ketika sang waktu bertemu ujungnya,
Saat air hujanpun enggan menetes membasahi keringnya bumi
Aku tetaplah makhluk kecil yang hina,
Berandai menjadi putripun tak layak.
Merintih, sakit dan jiwa ini terkoyak.
Aku,
Diriku dan semua takdirku
Hanya goresan debu hitam tak bermakna.
Aku, diriku dan semua takdirku
Kini kutemukan dalam sebingkai senyuman indah.

Karena nyatanya,
Ada kepingan bahagia yang memapah rapuhnya tangkai jiwa dalam hidupku.
Kamu,
Dirimu dan semua takdirmu.
Telah mengukir sinar terang,
Walau tak sempurna namun sinar itu tak pernah redup.
Indah dan menenangkan.
Asikkk
Mia sudah gak galau
Makasih Verman jelek
Makasih banyak ya
Mumumuahhh :*

Gresik, 15 Desember 2013
Pukul 10:42 WIB
-Aku sayang kamu-


LALU ADA DIA(LAGI)
KENAPA HARUS KEMBALI?

Paling gak suka kalau harus ingat-ingat masalalu
Masalalumu
Masalaluku
Masalalu kita

Yah
Ini tentang masalalumu
Sebut saja dia “D”
Entah
Siapa sih?
Aku gak kenal :/
Tapi ‘sesuatu’ memaksa aku untuk mengenalnya

Ini tentang kamu
Ini juga tentang dia
Tentang hubungan kalian dulu
Entah dulu atau sampai sekarang
Entahlah
Ternyata sakit ya!
Kala ada pelangi lain di matanya
Mungkin hanya secercah,
Namun sungguh aku melihatnya!
Kau masih di sana,
Berdiam dan sedikit terpojok,
Namun sungguh, aku melihatnya!
Ternyata sakit ya!
Ketika luka yang sudah menggores,
Tetap terjaga dan tersimpan indah.
Kenapa kau tak mau beranjak?
Bukankah seharusnya hanya ada aku di matanya?
Dia itu milikku! Seutuhnya hanya milikku!
Harusnya kamu tahu itu!
Ternyata sakit ya!
Saat sadar bahwa bukan hanya kamu yang tak mau hilang
Dia sendiri mungkin yang enggan menghapusmu dari matanya
Lalu dimana aku?
Kukira cahayaku sudah tertancap di matanya
Namun nyatanya, aku hanya sekedar dipaksa untuk memperindah
Hanya sebatas itu!
Tak lebih?
Ternyata sakit ya!

Sempat berpikir bahwa kamu memang lebih cocok dengan dia hihihi
Dia manis, pintar, modis, de el el
Yah aku gak ada apa-apanya dibanding dia
Apalagi saat tau ada kabar sedikit menyakitkan
Ada yang bilang bahwa akulah perusak hubunganmu dan dia
Aku ini jahat
Pura-pura alim di balik kerudung
Tapi ternyata busuk

Haa?
Sakit kan ya?
Aku yang gak tau apa-apa
Aku yang gak pernah ganggu hubunganmu
Aku hanya teman SMPmu, yang gak dekat

Kenapa harus namaku yang disebut?
Padahal siapa aku?
Komunikasi saja baru ada saat UNAS SMK
Sebelumnya?
Gak pernah sama sekali kan ya?
Kenapa gak nama lain yang memang dekat sama kamu saat itu?
Kenapa harus aku?
Namun ada yang bilang seperti itu
Sakit kan ya?

Entah siapa yang bilang
Mungkin angin mungkin juga debu
Atau mungkin tidak keduanya :)

Surabaya, 16 Desember 2013
Pukul 20:06 WIB
-aku sayang kamu-


AKU (MINDER)

Aku bosan
Bosan disadarkan keadaan bahwa aku ini tak ada apa-apanya dibanding mereka semua (yang pernah bersamamu)
Minder? Jelas
Kurang PeDe? Pasti
Siapa sih aku?
Jelek? Iya
Cupu? Iya
Kurang pintar? Iya
Gak cantik
Gak modis
Gak kaya
Apalagi? Tak perlu dijawab kan ya?
Memang gak ada yang bisa dibanggakan

Tapi gak salah kan kalau aku masih mau mempertahankan orang yang ‘mengaku’ sayang aku?
Toh aku sayang kamu
Meski angin membisikiku bahwa sebaiknya aku melepaskan kamu untuk yang dulu
Orang yang katamu menghianati
Atau apalah namanya terserah
Bukan urusanku juga!
Bukankah dia sudah menyia-nyiakan kamu? Katamu sih ini
Gak tau bener apa gak :O
Yang jelas kamu ya sama aku
Bukan sama dia
Wkwkkw

Surabaya, 16 Desember 2013
Pukul 20:37 WIB
-Ketika capek, aku sayang kamu-


LALU CUMA ADA KAMU DAN AKU
YANG LAIN?
MANA AKU TAHU hihi :D

Biarlah pengganggu mengganggu pengganggu, karena pengganggu yang diganggu tidak merasa diganggu
Yeeeaaahhh*.*

Kita bersama
Aku dan kamu
Bukan lagi kamu
Atau aku
Tapi kita
Yah
Kita
Aku dan kamu
Tak ada yang lain

***
Kita memulai kisah ini cukup mudah
Bisa dibilang tak ada perjuangan dari kamu ataupun aku
Bahkan aku dan kamu memulai kisah ini dengan tidak baik
Hanya pura-pura
Namun kok bisa jadi ya?
Entahlah
***
Yang terpenting adalah
Bagaimana sekarang kita menjalani dan mempertahankannya dengan sebaik mungkin

Karena akhir yang kita harapkan adalah bahagia
Meski aku tahu, bahwa hidup tak selamanya bahagia
Namun aku percaya
Kamu akan selalu berusaha membuat semuanya bahagia
Dengan caramu
Semampumu
Yang jelas, semua SEDERHANA J
Sayang kamu Verman :* <3
Surabaya, 21 Desember 2013
19:10 WIB
-Ketika hujan lagi, aku sayang kamu-


(yang) SEDERHANA
TERKADANG (masih) TAK CUKUP

Boring
Kurang berwarna
Kamu cuek
Aku ya cuek
Aku gak suka dicuekin sama kamu
Tapi kamu orangnya ya gitu
Cuek :D

Pengen marah
Tapi gak bisa
Sebenarnya bisa
Tapi gak berani
Kenapa ya?

Karena kamu baik
Kamu gak salah
Tapi kurang peka
Itu saja. ^_^

Gak bermaksud nyalahin kamu
Sadar kok
Kamu masih ababil
Yang masih asik dengan duniamu sendiri
Asik dengan teman-teman dan semuanya
Termasuk JJ alias jalan-jalan

Kamu yang notabenne suka touring
Apalagi tujuannya gak dekat
Dan kalau sudah touring, biasanya suka ‘lupa’

Yah lupa ngasih kabar
Lupa bawa charger hape
Bahkan lupa kalau ada aku yang nungguin kabar dari kamu

Maaf gak maksud minta dismsin terus
Atau mau ganggu acaramu
Tidak sama sekali.
Hanya ingin tahu keadaanmu saja
Cukup dua atau tiga pesan singkat itu sudah lebih dari cukup

(sekali lagi) maaf
Gak maksud lebay
Gak maksud minta dipentingin atau apa
Tapi yah inilah aku
Aku yang punya rasa khawatir cukup tinggi
Jadi (lagi-lagi) maaf
Semoga kamu paham itu :)
Dan mau mencoba mengerti
Meski sedikit saja :)
Tapi kalau dirasa aku yang terlalu egois
Yah sudah
Gak akan menuntut itu lagi :)
(dan lagi) maaf ;)
Sampai ketika aku berucap
END AJA YA MEN

Mungkin aku yang terlalu lebay
Tapi ini kenyataannya
Ketika aku nungguin kabar dari kamu semalaman
Ditambah lagi capek banyak tugas
Kondisi tubuh sedang tidak fit
Aku gak tidur
Nungguin kabar dari kamu
Karena Pacitan itu gak dekat kan ya?
Terus kalau seharian gak ada kabar apa kamu sampai sana atau bagaimana
Apakah aku gak boleh khawatir?
Dan puncaknya
Saat kondisi badan lagi drop
Ehh hati juga lagi was-was
Akhirnya mimisan buanyak T_T
Tapi yah gitu
(bodohnya) aku, kenapa yah tetap gak bisa istirahat?

Maaf
Aku nungguin kabarmu
Belum tenang kalau kamu belum sms aku
Hanya perlu tiga kata kok
“aku sudah sampai”
Itu sudah lebih dari cukup.
Tapi nyatanya?
Gak ada sama sekali kan?

Maaf (lagi) ya
Ketika aku marah dan omonganku ngawor
Kamu,
Teman-temanmu
Semua bilang aku egois
Gak bisa ngertiin kondisi kamu di sana

Sakit sayang
Sakit bingit semuanya bilang seperti itu.

Apa pernah kamu juga mencoba mengerti aku?
Mengerti keadaanku?
Mengerti saat aku nunggu kabarmu?

Kamu kenal aku
Seharusnya kamu tahu kenapa aku sampai seperti itu
Karena aku terlalu capek.

(lagi-lagi) maaf
Gak maksud manja
Gak juga pengen diperhatiin
Cuma pengen sedikit dipahamin

KALAU KAMU DAN TEMAN-TEMANMU MENYURUH AKU UNTUK MENGERTI KONDISIMU
BERARTI AKU JUGA PUNYA HAK UNTUK MEMINTA KAMU MENGERTI KONDISIKU KAN?

Apa itu salah?
Semua orang tahu
Laki-laki memang selalu memakai logika
Sedangkan wanita memakai perasaannya

Kamu, dan mereka seperti itu
Karena kalian laki-laki bukan wanita
Jadi maaf kalau aku sampai minta putus
Karena rasanya itu SAKIT :’(
Aku tahu itu bukan salah kamu sepenuhnya
Jadi seharusnya kamu juga harus tahu bahwa ini bukan sepenuhnya salahku
Tidak ada yang salah
Hanya saja aku dan kamu masih kurang memahami satu sama lain :)

Dan itu jadi pelajaran berharga untuk kita
Ketika Tuhan memberi suatu permasalahan yang sederhana
Itu bisa saja menjadi masalah besar
Jadi, sikap kita yang sederhana.
Bisa saja (masih) kurang untuk memahami pasangan kita :)

BAHWA TERKADANG, EGOIS TIDAK SELALU BERBENTUK NEGATIF
TAPI EGOIS SUDAH PASTI TIDAK AKAN BERDAMPAK POSITIF :D

Gresik, 28 Desember 2013
Pukul 14:07 WIB
-Aku sayang kamu selalu-


SEMUANYA BAIK-BAIK SAJA
SEMOGA :)

Waktu bergulir beitu cepat
Rasanya ia menumpang kereta super cepat
Waktu berlari
Mengejar matahari yang sebenarnya hanya diam saja

Kisah kita telah tertoreh
Dengan warna-warna krayon merah, biru, hitam, ungu, pink, bahkan putih
Dihiasi bunga-bunga, gambar kepala boneka, hewan, atau bahkan hanya garis lurus saja
Semua memang selalu SEDERHANA
Mungkin akan tetap SEDERHANA
Sampai nanti
Ketika Tuhan mempertemukan kita pada ujung waktu yang memuakkan namun menenangkan

Aku suka kamu
Aku suka rambutmu yang gak jelas
Aku suka matamu yang sayu, terkadang tajam, namun selalu indah
Aku suka tanganmu yang panjang dan besar, karena bisa menggenggam tanganku yang kecil hingga tak terlihat
Aku suka alismu yang tebal dan hitam, kamu so seksi :D
Aku juga suka lesung pipitmu yang kadang terlihat unyu, kamu manis sekali :*
***
Terlebih aku suka ini (pegang hatimu)
Karena sudah memilihku untuk menjadi wanita yang menerima cintamu
Karena sudah bersedia menerimaku dengan semua kekuranganku :)
Karena sudah mencoba selalu melakukan yang terbaik untuk kita

Terpenting, karena sudah rela menyayangiku dengan sederhana dan selalu indah.
Aku bahagia :)
Terima kasih sayang :* ©
Gresik, 28 Desember 2013
Pukul 14:35 WIB
-aku sayang kamu-


BERSAMA (itu) LEBIH BAIK

Ketika rintikan hujan turun deras
Kala angin bertiup kencang dengan pongahnya
Terasa begitu pengap dan memilukan

Hampa,
Kosong,
Dan begitu sunyi ..
Menyergap gundah dan sepi dalam hati ..

Apakah hidup ini adil ?
Adakah solider dan toleran untuk selembar kertas usang ?
Terlihat sederhana, tapi urung tak terjawab ..

Hidup ini tak hanya tentang dunia dan materi,
Hidup ini siklus sebab akibat,
Sesungguhnya sangat sederhana jika mampu 'menerima' ..

Bukan lagi tangisan yang 'ditinggalkan' ,
Namun kebahagiaan bagi yang 'pergi'
Tidak juga kesedihan akan 'kegagalan' ,
Tapi 'hikmah' akan hal itu ..
Cukup sederhana,
Dan coba untuk dimengerti,
APAKAH HIDUP INI ADIL ?

"YA"

Hidup ini memang tak mudah
Namun juga tak sulit jika kita mau berusaha
Berusaha memecahkan masalah
Berusaha bertahan
Berusaha menerima
Berusaha berkorban
Berusaha tetap berusaha dalam usaha ketika berusaha untuk berusaha :)
Karena sejatinya,
Hidup adalah masalah
Ya,
Hidup=masalah

Ketika sendiri
Yang dilakukan biasanya meratapi hidup
Namun ketika bersama
Pasti akan menikmati hidup
Entah itu bahagia, sedih, senang, susah, putus asa, semangat, kecewa atau apapun
Yang dirasa hanya ‘nikmat’
Itu aku
Gak tahu kalau kamu :)

Aku bahagia ketika sama kamu
Meski saat itu aku sedang banyak masalah
Aku semangat kalau sama kamu
Meski ketika itu aku sakit, kecewa, atau sejenisnya
(sekali lagi) itu aku
Gak tahu kalau kamu :)
Semoga seperti itu juga ya!

Kamu berarti buat aku
Mempengaruhi hidupku
Karena aku sayang kamu
(maaf) itu aku
Gak tahu kalau kamu, hehehhe :D

Berharap aku juga berarti buat kamu
Berharap aku penting buat kamu
Tapi aku gak berharap bisa mempengaruhi hidupmu
Karena jelas aku bukan orang baik
Takut justru malah berdampak negatif buat kamu, wkwkwk

Bersama memang lebih baik
Menurutku
Semoga kamu juga ya :)
Aku akan selalu berusaha ada buat kamu
Semampuku
Aku akan selalu berusaha perhatian sama kamu
Dengan caraku, yang mungkin sangat sederhana dan kecil
Namun semoga berguna
Karena aku sayang kamu :)

(maaf ya) kalau semuanya terlihat lebay
Tapi cinta memang lebay
Lebay tidak selalu buruk bukan?
Bergantung kita
Aku dan kamu :*
***
Aku berharap semuanya akan selalu indah seperti ini
Seperti ketika kamu menjadi pemimpi
Seperti ketika kamu berusaha mencoba mewujudkan mimpi kamu
Nanti, suatu saat
Ketika kamu sudah meraih mimpimu
Kamu sudah sukses
Kamu sudah menjadi Verman yang hebat
Semoga kamu (masih) sayang aku
Semoga semuanya tetap sama
Meski aku sadar
Di luar sana banyak yang lebih baik daripada aku
Atau mungkin banyak yang lebih sayang sama kamu
Di luar sana yang lebih membuatmu bahagia,

Aku berharap rasamu tetap sama
Hanya aku
Tidak ada pilihan lain
Walau sesungguhnya pilihan itu ada
Namun semoga
Hanya aku
Meski aku juga sadar
Aku biasa saja
Tidak istimewa
Tapi aku sayang kamu
Tuhan tahu itu

(semoga lagi) keadaan dan waktu tidak akan mengubah kamu
(namun) jika memang kamu akan lebih bahagia,
(namun) jika memang kamu akan lebih tenang
(namun) jika memang kamu lebih bersemangat
(namun) jika memang Tuhan tak menakdirkan aku dan kamu
Kamu berhak memilih mereka
Kamu berhak menyakitiku
Kamu berhak menjalani hidupmu bersama orang lain
Kamu berhak bahagia
Karena aku sayang kamu
(tapi yo gak lah :D)
***
Cinta itu harus memiliki Cinta pasti butuh balasan cinta Wajib itu Sudah paten
Tidak bisa diganggu gugat hahaha

Gresik, 28 Desember 2013
Pukul 15:39 WIB
-Aku sayang kamu-


DAG DIG DUG DUARRRR
(Ketika H2C menunggu pengumumanmu)

Aku berubah
Jadi mudah kangen sama kamu
Padahal dulu gak pernah gitu
Aku bukan tipe orang yang kangenan
Apalagi pengen ketemu terus
Gak banget kan ya?

Tapi sekarang kangen terus bawaannya
Apalagi sesudah ketemu sama kamu
Malah tambah kangen T.T
Kok bisa ya sayang?
Padahal baru ketemu, tapi malah kangen :D
Pengen ketemu kamu terus
Ketemu yang lama
Bisa seru-seruan sama kamu
Bisa bergeje ria sama kamu
Bisa senang-senang sama kamu
Bisa ketawa-ketawa sama kamu
Bisa cerita hal-hal gak penting
Dan yang terpenting bisa lihat alismu yang seksi itu loh :* hahahah
Tapi ya gitu
Aku kan gak gampang bisa keluar L
Kalau di kos aja bisa
Itupun harus sepulang ngelesi
Dan kalau gak males juga :D ahahhah
***
Sekarang kamu masih sayang aku
Tapi nanti kalau kamu sudah keterima kerja gimana?
Kan katamu kalau keterima di PJBS kamu bakal ditempatin di luar pulau
Lalu kita LDR dong?

Hmmm
Bisa sih
Kan aku orangnya jarang ngajak ketemu :D
Tapi ya kalau Long Distance Relationship?
Semua pasti tak semudah yang kita bayangkan
Jadi gak usah dibayangin ya! ^_^

Jaga hati
Jaga mata
Jaga lisan
 Jaga sikap
Karena aku sayang kamu
Dan katamu kamu juga sayang aku
Jadi ya harus dijaga!
*eaaaaa

Gresik, 31 Desember 2013
Pukul 17:01 WIB
-Ketika aku bosan, aku sayang kamu-


KAMU MULAI MELANGKAH PASTI

Akhirnya
Kamu keterima kerja di PJBS
Horeeee ^_^
Selamat ya sayang, semoga sukses!
Terus berjuang meraih mimpimu
Semangat dan tidak boleh lupa sama Tuhan :)
Semoga semuanya lancar ya!
Aku mendukungmu :)
***
Tapi mungkin, semuanya takkan pernah lagi sama
Ini mungkin
Belum pasti
Kamu kan baik :)
Hehehhe amin

***
Nanti mungkin kilometer memaksa kita untuk bersabar
Nanti mungkin waktu akan menuntut kita untuk berusaha mempertahankan apa yang seharusnya dipertahankan
Aku sedikit khawatir
Bukannya gak percaya
Tapi ya begitulah
Kamu tahu apa yang kamu lakukan
Kamu paham apa yang baik dan apa yang kurang baik untuk kita
Aku percaya itu
Karena kamu baik

Aku akan mencoba memahamimu
Semampuku
Sebisaku
Sesuai kapasitasku sebagai Mia
Meski aku sadar
Terkadang aku pasti jenuh
Terkadang aku pasti ingin berhenti
Namun aku akan berusaha mencoba sayang
Karena aku sayang kamu
Karena kamu baik
Aku ingin menjadi orang yang pantas untukmu
Aku hanya berusaha memperbaiki diri
Aku hanya mencoba mewujudkan takdir Tuhan yang kuingin
Bukan yang Tuhan ingin
Karena aku gak pernah tahu apa yang akan terjadi sedetik lagi, semenit kemudian, dan seterusnya

Namun aku berpikir, bahwa jodoh ada di tanganku
Tuhan memang berkuasa untuk menakdirkan
Namun Tuhan memberiku kekuasaan untuk berusaha
Aku memang gak bisa berjanji
Maka aku juga gak bisa memintamu berjanji untukku
Aku hanya berharap semuanya baik-baik saja
Maka kita juga harus membuat keadaan ini baik-baik saja
Sampai nanti. Semoga :)
Aku sayang kamu Verman
Siapapun jodohku dan jodohmu nanti
Yang jelas harus aku dan kamu
Wkwkkwkw *meksoo titik :D hahha
Jika saja semuanya tidak seperti harapan kita
Semoga saja Tuhan memberi kita keikhlasan
Semua takdir Tuhan pasti yang terbaik
Aku sayang kamu :*

Gresik, 19 Januari 2014
Pukul 22:54 WIB
-aku merindukanmu sayang-


AKU HARUS TERBIASA

Setiap kesuksesan akan disertai perjuangan dan pengorbanan
Begitupun kita
Kamu sudah mulai melangkah pasti
Aku memang gak tahu apakah ini harapanmu atau tidak
Namun apapun mimpimu yang sebenarnya, semoga bisa kamu capai. Amin

Kamu akan memasuki dunia baru
Dunia kerja
Dunia yang sangat berbeda dengan perkuliahan
Namun aku percaya kamu akan cepat beradaptasi
Karena kamu baik :) hahahha

Sekarang kita harus fokus meraih apa yang memang harus diraih
Kamu fokus dengan pekerjaanmu dan rencana melanjutkan kuliahmu
Maka aku juga harus fokus kuliah dan kerja sampinganku
Kamu sudah mencapai titik lebih tinggi daripada aku
Dan aku juga harus mewujudkan targetku
Tiga setengah tahun lulus dengan IPK minimal tiga koma lima
Lalu bisa kerja jadi guru ataupun staff redaksi di media cetak
Namun apapun pekerjaan yang kudapatkan kelak
Yang terpenting adalah aku harus membahagiakan Ibuku dulu
Ibu jelek dan berpostur besar kayak unta. Hahahha

Ini harapan
Namun semoga diijabah Tuhan
Setelah lulus S1 dan bekerja
Ada beasiswa lagi yang mungkin bisa aku ambil untuk S2. Harus gratis seperti sekarang :D
Kalau ada. Tapi mungkin masih terlalu jauh
Yang terpenting sekarang kuliah yang benar
Biar semuanya lancar. Amin
Doakan ya sayang :)
***
Tapi mungkin kisah ini akan mempengaruhi semuanya
Karena aku sayang kamu
Gak tahu kalau kamu
Semoga kamu juga :D

***

Aku harus terbiasa dan membiasakan diri menjadikan keadaan yang tak biasa ini menjadi biasa, karena semua kesuksesan butuh pengorbanan, kini kamu harus mengorbankan jauh dari keluarga dan aku
Namun kelak, kamu akan meraih suksesmu. Amin :)
Semangat untuk kita :* :)

Gresik, 19 Januari 2014
Pukul 23:11 WIB
-Aku sayang kamu-


SEMUA TERSERAH AKU DAN KAMU NAMUN SEMUA KUASA TUHAN

Semuanya akan baik-baik saja sayang
Karena semua terserah aku dan kamu
Semua bergantung usahamu dan usahaku
Semuanya aku dan kamu yang menentukan
Namun ada tangan Tuhan yang lebih berkuasa
Aku dan kamu harus sukses
Aku dan kamu harus bersama
Semoga saja!
Semua terserah aku dan kamu
Namun semua kuasa Tuhan :)
Gresik, 19 Januari 2014
Pukul 23:29 WIB
-aku sayang kamu-


PENUTUP

            Semua coretan tentang dua ribu enam sudah kutulis, mungkin masih ada yang belum terangkut oleh tulisanku, namun semoga semuanya bermakna buat kamu.
Aku gak bisa memberimu sesuatu yang ‘mewah’, aku belum sanggup memberimu sesuatu yang ‘mahal’. Hanya coretan tak jelas dan jelek ini, namun aku membuatnya khusus untukmu yang tak bisa dinilai hanya dengan rupiah, ataupun dolar. Karena kamu spesial, kamu istimewa. Maaf dan terima kasih :)
HARAPAN DAN MIMPI YANG TERGANTUNG DI SINI (pegang hati)

Aku hanya potret
Bagai origami tak berbentuk
Diriku layaknya kunang-kunang
Terbang namun tak mampu bersinar
Senja itu ditutupi butiran awan mendung
Kian menutupi hingga malam tlah berlalu
Potret itu tetap menatap langit
Menerawang jauh tak menentu
Mencoba menembus kegelapan malam
Melawan sinar silau sang rembulan
Potret itu diriku
Potret adalah aku
Cermin setiap nafas yang berhembus
Berhembus dengan sia-sia
Aku hanya wanita yang penuh dengan kekurangan
Aku tak cantik, aku tak pandai memakai bedak ataupun polesan-polesan lain
Aku bukan orang kaya, aku tak punya banyak uang untuk belanja baju, sepatu, ataupun tas
Aku sama sekali tak seksi, hanya seratus lima puluh sentimeter kadang lebih dua atau kurang satu dan kecil bulet jelek seperti bola
Aku tak punya kulit bagus, hanya coklat kadang sedikit merah. Sangat tidak menarik
Yang terpenting aku bukanlah wanita yang pintar, sering lemot dan koplak. Tidak bisa diharapkan sama sekali.

Namun aku makhluk Tuhan
Aku punya hak untuk sukses dan menjadi lebih baik seperti yang lain
Seperti mereka yang punya banyak uang, seperti mereka yang cantik dan seksi
Seperti mereka yang punya nama dan jabatan
Seperti mereka yang punya kekuasaan dan menarik.
Aku masih punya harapan dan mimpi
Karena aku sayang Ayah dan Ibuku
Aku masih punya harapan dan mimpi
Karena aku ingin menjadi anak yang lebih berkualitas, agar Ayahku bahagia di surga. Agar Ibuku bahagia di sampingku
Aku masih punya harapan dan mimpi
Karena aku ingin menjadi wanita yang pantas kau pilih menjadi makmummu kelak
Aku masih punya harapan dan mimpi Karena aku hidup. Aku ingin bertahan hidup. Aku ingin hidup.
Demi Ayah dan Ibuku :)

Mungkin aku bukan manusia hebat
Namun aku berharap menjadi manusia yang selalu beruntung
seperti ketika Tuhan memberiku kesempatan kuliah lewat beasiswa S1.
Semua karena Tuhan, aku beruntung
Aku bersyukur karena Tuhan Maha Adil
Ketika aku harus merelakan Ayahku, ketika aku harus berjuang untuk tetap melanjutkan hidup dengan semua kondisi seperti ini. Aku harus beruntung, karena aku sayang Ibuku.

Kini, akupun ingin kembali beruntung
Seperti ketika aku beruntung punya kamu
Kamu yang sederhana, namun selalu menenangkan.
Aku juga berharap bisa beruntung
Ketika nanti aku bisa lulus kuliah dan bekerja. Apapun itu Tuhan tahu yang terbaik untukku
Aku berharap aku menjadi manusia beruntung
Apapun itu. Aku bersyukur
Aku memang tak istimewa
Namun aku punya Tuhan. Allah SWT
Aku memang biasa saja
Tapi aku punya Ayah dan Ibu yang luar biasa
Aku memang tak sempurna
Namun aku punya Kamu :)
Kamu sahabat setiaku Kamu teman teristimewa Kamu musuh terbaikku Kamu yang kusayang
terima kasih untuk semuanya, maafkan aku atas semua kekuranganku ^_^

dalam setiap kata yang kau baca
selalu ada huruf yang hilang
kelak kau pasti akan kembali menemukannya
di sela-sela kenangan
(Supardi Djoko Damono)

Selamat Ulang Tahun Sayang :)



Tentang Penulis
Panggil saja dia Mia. Lahir di Gresik Enam belas Maret Seribu Sembilan ratus Sembilan puluh empat. Kini aktif menjadi mahasiswi Universitas Negeri Surabaya, tepatnya di Fakultas Bahasa dan Seni. Ia mulai sering menulis ketika menjadi salah satu redaktur majalah sekolah sewaktu SMK. Wanita yang bercita-cita sebagai editor atau redaktur Jawa Pos ini ramai mewarnai blog ataupun media sosial dengan coretan-coretannya. Selain itu coretannya masih sering dimuat di majalah SMKnya meski sudah lulus, namun anak pertama dan terakhir ini masih sering mengirimkan karyanya di majalah tersebut. Baginya, menjadi pribadi yang indah bagi sesama itu sederhana. Jangan berpikir menjadi yang terbaik, namun berpikirlah untuk melakukan yang terbaik apapun itu, menjadi motto dalam hidupnya. Ingin mengenalnya lebih jauh? Silahkan kunjungi sinarsederhana.blogspot.com atau follow @arrahmanmia dan add Hidayatul Ilmiah.  Bisa juga kirim email ke hidayatulilmiah64@yahoo.com